Sabtu, 11 Juni 2016
intuisidia bukan isabela
gemulai tulang kata
menanti-nanti rusuknya
utuh; genapkan raga
bukan rangga, bukan pujangga
ku hanyalah asa terbalut doa
menunggu rusuk titipan Tuhan di pondok cipta
disana, bahtera dunia siap menari dan berdansa
melumat ragu, tandas, tanpa sisa
arungi nafas semesta menuju JannahNya
dia...
sebut saja,
wanita :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar